GT community touring di pegunungan

Selasa

akper ASKEPGERO

BAB III
TINJAUAN KASUS

A. IDENTIFIKASI DATA
Tanggal pengkajian : 15 Desember 2006
1. Kepala Keluarga
1. Nama kepala keluarga : Tn . D
2. Jenis kelamin : laki - laki
3. Umur : 83 tahun
4. Agama : Islam
5. Pekerjan : -
6. Pendidikan : SD
7. Alamat : Jalan Ki Ageng Gribig, RT II RW I Kelurahan Kedung Kandang

2. Komposisi Keluarga
No Nama Jenis kelamin hubungan umur pekerjaan pendidikan
1 Tn. D Pria suami 83 tahun Swasta SD
2 Ny. S wanita Istri 70 tahun Ibu rumah tangga SD
3 Tn. SU Pria Anak 57 tahun Alm SMA
4 Ny. SS Wanita Anak 47 tahun Ibu rumah tangga SMS
5. Tn. SD (Alm) Pria Anak 1,6 tahun Guru -
6. Ny. SR Wanita Anak 40 tahun Ibu rumah tangga SMA
7. Tn. B Pria Anak 36 tahun Swasta SMA
8. Ny. M Wanita Anak 34 tahun Ibu rumah tangga

3. Genogram
Terlampir 1
4. Tipe / Bentuk Keluarga
Tipe keluarga Ny. S adalah keluarga karena Ny. S tinggal bersama salah satu anaknya di dalam rumah.
5. Latar Belakang Budaya
Ny.J berasal dari suku Jawa. Sementara lingkungan tempat tinggalnya adalah lingkungan yang heterogen terdiri dari beberapa suku tetapi meskipun demikian kehidupan antar suku tetap rukun. Kegiatan apapun yang dilakukan di daerah setempat selalu diikuti secara berkelompok atau bersama – sama. Untuk menjalin komunikasi baik antar keluarga, tetangga dan lingkungan sekitarnya keluarga menggunakan bahasa jawa terkadang juga bahasa Indonesia.
6. Identifikasi Religius
Ny. S memeluk agama Islam. Kesadaran agama Ny.S cukup yaitu dengan menjalankan sholat 5 waktu, membaca Al – quran juga dilakukannya, perkumpulan pengajian juga diikuti oleh Ny. S di kampungnya.
7. Status Kelas Sosial (Berdasarkan Pekerjaan, Pendidkan Dan Pendapatan)
Ny. Bekerja di pabrik rokok, dan dirumahnya Ny. S membuka warung sayur di Bantu anaknya yang tinggal bersamanya. Tidak
8. Aktifitas Dan Waktu Luang
Ny. S menghabiskan waktunya dengan berjualan di warung bersama anakny. Warung yang terletak di depan rumahnya membuat Ny. S bisa lebih ringan dengan menonton TV atau beercanda dengan anak dan tetangganya.
9. Riwayat Pekerjaan
Ny. S bekerja di pabrik rokok sejak umur 17 tahun untuk membantu menghidupi keluarganya, dan samapi sekarang Ny. S masih bekerja di pabrik rokok tersebut, karena untuk mengisi waktu luangnya. Saat pengkajian Ny. S sedang dirumah, karerna malas ke pabrik tempat bekerjanya.
10. Sumber Pendapatan
Sumber pendapatan keluarga Ny. S adalah dari berjualan di warungnya, kiriman dari anak – anaknya dan hasil bekerjanya di pabrik rokok. Pengeluaran perbulan Ny. S sekitar RP 600.000

B. RIWAYAT KESEHATAN
1. Keluhan yang dirasakan saat ini
Ny. S
2. keluhan yang dirasakan 3 bulan terakhir
3. penyakit saat ini
4.

C. DATA LINGKUNGAN
1. Karakteristik Rumah
Klien tinggal bersama ketiga anak dan dua cucunya. Kondisi rumah layak untuk dijadikan tempat tinggal. Rumah Ny. J terbuat dari tembok permanen, lantai terbuat dari tegel. Desain rumah Ny. J terdiri dari ruang tamu tanpa kursi hanya terdapat karpet sebagai tempat duduk, ruang keluarga, kamar tidur, dapur, kamar mandi, dan halaman belakang.rumah Ny. J ventilasi cukup. Rumah klien masih terdapat banyak debu, banyaknya lalat karena musim penghujan telah tiba menjadi faktor kurangnya kebersihan rumah.
2. Denah Rumah
Terlampir 2
3. Karakteristik Lingkungan Dan Komunitas Tempat Tinggal Yang Lebih Luas
Ny. J tinggal di daerah perkotaan yaitu daerah perkampungan yang padat. Di depan rumahnya terdapat tanah kosong, ditanami pohon pisang, sedang disebelahnya lagi terdapat rumah – rumah penduduk yang merupakan penduduk pendatang juga pnduduk asli. Transportasi mudah dijangkau dengan naik angkutan kota untuk ke puskesmas kedung kandang.
4. Mobilits Geografis Keluarga
Anak Ny. J yang mendampingi Ny. J mengatakan tinggal dirumah ini sejak 25 tahun yang lalu sebelumnya Ny. J tinggal di Wilayah kedung Kandang juga.
5. Hubungan Keluarga Dengan Fasilitas – Fasilitas Dalam Komunitas
Di dalam anggota keluarga baik Ny. J atau keluarga keluarga lain sering menggunakan fasilitas kesehatan yang ada di lingkungannya seperti puskesmas. Fasilitas ini digunakan bila ada anggota keluarga yang sakit baik berobat atau untuk memeriksakan kesehatannya saja. Untuk membayar keluarga Ny. J menggunakan pembayaran umum, sehingga derajat kesehatan keluarga dapat ditingkatkan.

D. STRUKTUR KELUARGA
1. Pola Komunikasi
Pola komunikasi dalam keluarga Ny. J merupakan pola komunikasi yang baik karena Ny. J dapat berkomunikasi dengan anak dan cucunya setiap waktu saat dirumah.
2. Struktur Kekuasaan, Peran Dan Nilai – Nilai Dalam Keluarga
Anak Ny. J mengatakan dalam mengambil keputusan dilakukan diskusi, yang nantinya akan diambil keputusan yang disepakati bersama.

E. FUNGSI KELUARGA
1.Fungsi Afektif, Fungsi Sosialisasi, Dan Fungsi Perawatan Kesehatan
a. . Fungsi Afektif
Ny. J mengatakan segala keputusan akan di ambil yang terbaik terutama akan dapat pertimbangan dari anaknya yang menjadi kepala keluarga sebagai ganti suaminya yang telah meninggal dunia.
b. Fungsi Sosialisasi
- Ny. J bersosialisasi dengan baik, menggunakan bahasa jawa dan terkadang menggunakan bahasa Indonesia, tergantung siapa dan bagaimana orang tersebut berbicara.
c. Fungsi Perawatan Kesehatan
Ny. J tidak menganut mitos – mitos tertentu untuk masalah kesehatan. Ny. J beranggapan bahwa kesehatan sangat penting karena dengan sehat jasmani dan rohani maka segala rencana dalam hidup dapat dicapai dengan baik.



F. KEBUTUHAN DASAR HIDUP SEHARI – HARI
1. Nutrisi
Pengadaan makanan keluarga sehari – hari dengan memasak sendiri. Jenis makanan antara lain nasi, sayur, lauk pauk. Kebiasaan makan keluarga 3x sehari yaitu pagi, siang, malam. Tapi khusus makan siang mereka tidak bersama – sama karena anaknya belum pulang kerja. Klien tidak memiliki pantangan terhadap makanan apa pun baik itu lauk, sayur, maupun jajanan.
2. Kebiasaan Eliminasi
Pola BAB 1x/hari tidak ada gangguan dengan babnya
Pola BAK 5-6x/hari tidak ada gangguan dengan pola BAK
3. Exercise
Ny. J hanya melakukan jalan – jalan pagi atau kadang langsung ke dapur untuk masak.
4. Kebersihan Diri
Ny. J mansi 2x/hari, gosok gigi saat mandi, bangun tidur dan akan tidur, keramas 3 hari sekali
5. Istirahat
Lama tidur Ny. J mulai dari jam 21.00 dan bangun sekitar jam 04.30. untuk tidur siang Ny. J hanya kadang – kadang saja.

G. PEMERIKSAAN FISIK
No. pemeriksaan Ny. J
1. Pemeriksaan TTV
Suhu
Nadi
RR
Tekanan darah
Berat badan
Tinggi badan

36,3 C

85 x/ menit
18 x/ menit

130 /90 mmHg
48 kg

148 cm
2. Pemeriksaan Fisk
keadaan umum
Keadaan umum cukup (CM) GCS 4 -5-6
3. Pmeriksaan kepala dan leher
Leher
- Kepala
Penyebaran rambut
Warna rambut
Bentuk kepala
Benjolan / bekas luka
- Leher
Trachea
Vena jugularis
Kelenjar karotis
Nadi carotis



Rata
Hitam dan beruban

Brachiocephalus
Tidak ada

Simetris / middle

Tidak teraba
Tidak ada pembesaran

Teraba 85x/ menit
4. Pemeriksaan wajah
- Mata
Bentuk
Wajah
Palpebra
Konjungtiva
Sclera
Bola mata
Kornea
Pupil

- Hidung
Bentuk
Meatus
Mukosa
Rinore / secret

- Mulut
Bibir
Mukosa
Orofaring
Lidah
Gigi
gusi

Simetris

Moonface tidak ada

Tidak ada odema
Tidak anemis
Putih, iritasi (-)

Nyeri tekan (-), radang (-)

Hitam

isokor


simetris

radang (-)

lembab

tidak ada sekret


merah

lembab
tidak ada radang, tidak bau

bersih

caries + , gigi tanggal +

bersih, tidak ada stomatitis
5. Pemeriksaan toraks
1. paru
- Inspeksi
- Palpasi
- Perkusi
- Auskultasi

Normal chest, tidak ada luka
Vocal vremitus suara sama
Suara paru hipersonor
Wheezing (+), lapang paru tidak terkaji.
Rhonci (-)
6. Pemeriksaan abdomen
Inspeksi

Palpasi

Perkusi
auskultasi
Datar, benjolan (-) lesi (-), tidak ada bayangan pembuluh darah vena
Nyeri tekan (-), massa (-), tidak ada pembesaran hepar
Timpani, acites (-)
Peristaltic usus 20x/menit
7. Pemeriksaan punggung dan tulang
Inspeksi


ekstrimitas
Tidak ada kelainan pada tulang belakang, tidak ada fraktur, tidak ada nyeri tekan pada sendi.

Tidak ada odema, tungkai kanan / kiri simetris, tidak ada kontrktur, kekuatan otot
5 5

5 5

8. Pemeriksaan fungsi pendengaran / penglihatan/ hidung / tenggorokan
- fungsi pendengaran
- fungsi pengelihatan
- fungsi hidung
- fungsi tenggorokan

Baik: dekstra (+), sin (+)
Mata kanan dan kiri baik
baik
baik
9. Pemeriksaan integument
Warna kulit
Turgor kulit
Kelembaban kulit


Kecoklatan
< 2 detik
kulit kering karena klien jarang memakai pelembab kulit

H. TYPOLOGI MASALAH
a. Tahap Penjajakan Pertama
Berdasarkan pengkajian maka penulis mampu mendapatkan masalah kelurga Ny. J sebagai berikut:
1. Ancaman kesehatan
Ada data yang mendukung terjadinya ancaman kesehatan dalam anggota keluarga
1. Sakit / Tidak Sakit
Penyakit asma pada salah satu anggota keluarga (Ny. J)
Data yang mendukung:
Ny. J dinyatakan menderita asma,klien mengatakan bila bernafas sesak sejak malam hari saat akan tidur, pusing, dan tidak dapat melakukan aktivitas pada pagi harinya, dan klien mengatakan tidak tahu cara mengatasi sesak napasnya. Klien juga kelelahan jika beraktivita berat Kemudian klien memeriksakan diri di puskesmas kedung kandang.
2. Krisis
Tidak ada data yang mendukung terjadinya krisis dalam anggota keluarga Ny. J.

b. Tahap Penjajakan Kedua
Tahap penjajakan kedua ini adalah merupakan suatu langkah dalam melakukan asuhan keperawatan keluarga yang bertujuan untuk mengidentifikasi masalah keluarga dalam melaksanakan tugas terhadap pemeliharaan kesehatannya.

Analisa data
Massalah kesehatan : penyakit asma pada Ny. J
No. Data Masalah Keperawatan
1. Ds :
- Ny. J mengatakan sesak nafas sejak malam hari saat akan mulai tidur
- Klien mengatakan kepalanya pusing
- Klien mengatakan tidak tahu bagaimana cara mengatasi sesak napasnya .
Do:
- TD : 130 / 90 mmHg
- Nadi : 85 x/menit
- RR : 18 x/ menit
- Ny. J tinggal bersama anak dan cucunya
- Pendidikan MTs
- Usia 50 tahun
- Lokasi fasilitas kesehatan dapat ditempuh dengan naik angkota
- Sumber informasi dari puskesmas Kurang pengetahuan mengenai kondisi, kebutuhan pengobatan b/d ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang menderita asma.
2. Ds :
- klien mengatakan saat sesak napas tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasa.
- Klien mengatakan kelelahan jika harus beraktivitas berat
- Klien mengatakan susah tidur jika sesak napas
Do :
TD : 130/90 mmHg
Nadi : 85 x/ menit
RR : 18 x/menit
Klien terlihat lelah saat bicara
Klien diantar anaknya saat ke puskesmas
Intoleransi aktivitas b/d ketidak mampuan anggota keluarga melakukan perawatan terhadap anggota keluarga yang sakit.







Format prioritas diagnosa keperawatan

a. Kurang pengetahuan mengenai kondisi, kebutuhan pengobatan b/d ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang menderita asma.
No. kriteria score bobot perhitungan pembenaran
1. Sifat masalah
-tidak / kurang sehat 3 1 3/3 x 1 = 3/3 Ny.. J menderita sama.
Masalah asma adalah tidak / kurang sehat sehingga memerlukan tindakan cepat agar tidak memperburuk keadaan
2. Kemungkinan masalah dapat diubah
- hanya sebagian 1 2 ½ x 2 = 1 Pengobatan yang rutin dapat mengurangi maslah. Apabila pengobatan tidak rutin resiko komplikasi
3. Potensi masalah untuk dicegah
- cukup 2 1 2/3 x 1 = 2/3 masalah komplikasi lanjut dari asma dapat dicegah bila alergen dapat dihindari melalui perawatan yangbaik,mulai dari ventilasi, kebersihan rumah, siaga terhaddap perubahan cuaca.
4. Menonjolnya masalah
- masalah harus ditangani 2 1 2/2 x 1 = 1 Klien menganggappenyakit asma pada Ny. J harus ditangani.
KET 3 2/3



b. Intoleransi aktivitas b/d ketidak mampuan anggota keluarga melakukan perawatan terhadap anggota keluarga yang sakit.
No. kriteria score bobot perhitungan pembenaran
1. Sifat masalah
- tidak / kurang sehat 3 1 2/3 x 1 = 2/3 Ny.. J menderita sama.
Masalah asma adalah tidak / kurang sehat sehingga memerlukan tindakan cepat agar tidak memperburuk keadaan
2. Kemungkinan masalah dapat diubah
- hanya sebagian 1 2 ½ x 2 = 1 Pengobatan yang rutin dapat mengurangi maslah. Apabila pengobatan tidak rutin resiko komplikasi
3. Potensi masalah untuk dicegah
- cukup 2 1 2/3 x 1 = 2/3 masalah komplikasi lanjut dari asma dapat dicegah bila alergen dapat dihindari melalui perawatan yangbaik,mulai dari ventilasi, kebersihan rumah, siaga terhaddap perubahan cuaca.
4. Menonjolnya masalah
- masalah harus ditangani 2 1 ½ x 1 = 1/2 Klien menganggappenyakit asma pada Ny. J harus ditangani.
KET 2 5/6










Lampiran 2

Denah Rumah

12









































Lampiran 1

Genogram

























Keterangan:


: tinggal serumah
: laki laki meninggal


: laki laki
: klien ( Ny. J )



: wanita





Implementasi

No. Dx Tgl Implementasi TTD
1 1. Mengkaji pengetahuan keluarga

2. Mengkaji kemampuan keluarga yang telah dilakukan pada klien

3. Mengkaji tindakan yang pernah dilakukan bila klien mengalami serangan asma

4. Mendiskusikan dengan keluarga tentang tanda dan gejala penyakit asma

5. Mengevaluasi secara singkat terhadap topik yang didiskusikan dengan keluarga

6. Memberikan pujian terhadap kemampuan yang diungkapkan keluarga setiap kali diskusi

2 1. Kaji aktivitas yang dilakukan klien sehari – hari

2. Kaji pola olahraga klien

3. Diskusikan dengan keluarga tentang pola hidup sehat

4. Beri contoh pola hidup sehat untuk menghindari kekambuhan

5. Anjurkan klien konsultasi dengan petugas kesehatan tentang penyakitnya.














Evaluasi
No. Dx Tanggal TTD
1

0 komentar:

Poskan Komentar

GT Community © 2008 Template by:
SkinCorner